Amiiin! ;p


“Kata adik saya, Ales pernah tinggal di luar negeri kan?”

Ha?

[Untuk lebih jelasnya lihat di >>> sini]

Itu terjadi sekitar dua tahun yang lalu. Percakapan berikut terjadi baru-baru ini:
“Errr, 530 waktu tahun 2003…”
“Hah?! Tapi kata Firman TOEFL kamu di atas 600, Les! Skor institusi mana?! Masa’ cuma segitu sih?! Aku aja 585 waktu tahun 2005?! Masa’ sih Les?! Gimana bisa ngelamar (untuk jadi guru bahasa Inggris) ke ILP kalo skornya segitu? Gak mungkin ah!”

Sumpah! Saya sama sekali gak pernah bilang kalau skor TOEFL saya di atas 600. Sekali lagi saya teramat, sangat terkesan dengan imajinasi teman-teman saya.

Skor TOEFL saya ketika baru masuk ITB adalah 510. Beneran. Tapi saya gak terlalu ambil pusing dengan skor itu. Saya sadar kok, kalo grammar saya gak bagus. Lagian, waktu tes, saya agak ngantuk. Terutama pas lagi tes listening.

Skor TOEFL yang 530 itu saya dapet pas saya ikutan tes gratis dari satu lembaga kursus bahasa Inggris. Lumayan lah, naik sedikit. Soalnya, waktu ngerjain soal, enggak pake ngantuk.

Elma yang tadi agak histeris waktu tau skor TOEFL saya 530, bilang gini sambil cengar-cengir:
“Berarti banyak orang khuznudzon ya sama kamu. Mudah-mudahan jadi doa ya Les.”

“Ya… Amiiiin!” jawab saya cepat.

Dia melanjutkan, “Tapi mungkin sekarang sudah naik ya skornya?”

Kemungkinan besar.

Saya enggak bisa inget, apaaaa… yang sudah saya lakukan selama ini ya? Kok teman-teman saya berkesimpulan tanpa dasar yang jelas begitu? Bukannya saya gak bersyukur dengan prasangka baik dari teman-teman saya. Tapi saya khawatir, kalau mereka menilai kemampuan bahasa Inggris saya terlalu tinggi, saya akan kerepotan sendiri. Misalnya, diminta nerjemahin 20 paper psikiatri ke bahasa Indonesia, yang intinya: seabrek-abrek!!!

Atau…, sayanya aja yang mungkin gak sadar kalau hasil belajar saya selama enam tahun sudah membuahkan hasil.

***

Jadi, kali berikutnya saya mengalami kejadian yang mirip-mirip begini lagi, saya akan segera berkata dalam hati: AMIIIIIIN!

Comments
3 Responses to “Amiiin! ;p”
  1. Agung says:

    Amiin. Well, probably TOEFL is not an exact representation of our English proficiency. So if people think you’re that high, maybe it’s because they compare it with themselves, hehehe

  2. sherlanova says:

    Anyway, tahun 2012 awal saya mengambil tes TOEFL-ITP di UP Bahasa ITB. Dan, tebak berapa skornya? Alhamdulillah 600. :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: