Apa Yang Membuat Hidup Saya Lebih Hidup?


Tadi siang, sebelum zuhur, sekitar jam sebelas, saya terkantuk-kantuk di kasur saya. Namun, kepala saya terus sibuk berpikir.

Saya sedang membaca beberapa buku hari ini. Tidak, tidak saya selesaikan semuanya secara langsung. Saya hanya membaca-baca bagian yang saya perlukan dan membuat saya tertarik. Ada buku tentang NLP (Neuro Linguistic Programming), ada Retire Young Retire Rich dari Robert T. Kiyosaki, ada Kebijaksanaan Bangsa-Bangsa Cina dari Michael C. Tang.

Bukannya meneruskan pengerjaan Tugas Akhir saya, saya malah membaca buku-buku tersebut. Entahlah, dua minggu ini saya sedang tidak mood untuk menyentuh TA saya. Saya juga malah sibuk menonton film Dark Knight (Senin kemarin, lanjutan dari Batman Begins), Wanted yang diperankan Angelina Jolie dan James McAvoy, kemudian Speed Racer yang diperankan oleh Emile Hircsh dan Rain.

Saya seperti sedang mencari sesuatu dalam buku-buku dan film-film itu. Tapi saya belum tahu apa. Sampai jam sebelas tadi.

Di buku tentang NLP, saya mendapat satu masukan tentang ‘menentukan visi/cita-cita’. Lebih tepatnya, buku itu menyarankan pembacanya untuk menuliskan hal-hal apa saja yang membuat kita bersemangat, hal-hal yang kita sukai.

Inilah daftar yang saya suka untuk saya lakukan (dan membuat saya lebih hidup):

  • membaca
  • nonton film (saya seorang ‘sufi’, alias “suka film”),
  • menulis jurnal harian dan blog, bercerita tentang pengalaman saya,
  • jalan-jalan (travelling),
  • olahraga/aktivitas yang berkaitan dengan alam, petualangan, dan adrenaline pumping, seperti bungee jumping,
  • daaaaaaaaaaaan…, mendapat penghasilan aktif maupun pasif dari kombinasi berbagai kesenangan di atas.

Setelah menuliskan hal-hal yang saya sukai, saya menuliskan hal-hal yang ingin saya pelajari:

  • bahasa asing (target jangka pendek: bahasa Arab dan Perancis)
  • aksen dalam berbahasa
  • linguistik
  • sejarah perkembangan bahasa
  • psikologi
  • NLP
  • logika, pola pikir, matematika
  • hipnoterapi

Entah apa yang akan saya lakukan dengan semua bidang itu. Yang jelas, saya benar-benar berminat untuk melakukannya dan saya teramat excited hanya dengan memikirkan serta membayangkan untuk melakukannya saja.

Saya juga belum tahu apa yang akan saya lakukan dengan semua itu setelah saya mempelajari dan menguasainya (bahasa asing sih cukup terbayang manfaatnya). Yang jelas, berbagai hal tadi membuat saya menjadi lebih hidup.

Kira-kira profesi atau bisnis macam apa yang mengakomodasi (baca: memerlukan) bidang-bidang minat itu ya? Punya saran?

Comments
2 Responses to “Apa Yang Membuat Hidup Saya Lebih Hidup?”
  1. arief says:

    mana sepedanyaaaaaaa…….????😈

    o ya Teh, anak2 sepeda ITB suka ngumpul di deket seberang CC timur deket tugu Soekarno setiap senin dan jumat sore jam lima, kalo lagi ga ada kerjaan dateng yah:mrgreen:

  2. Donny Reza says:

    Hehe, gk beda jauh ternyata sama saya … Cuma seringkali ‘kalah’ sama hoby saya yang lain … tidur! :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: